Popbox, si Kotak Ajaib Pengantar Barang

/ November 03, 2018


Akhir-akhir ini tiap saat berjalan di mall, mata saya selalu tertuju pada sebuah kotak merah besar yang biasanya terletak di pojokan. Kotak merah yang berbentuk loker itu memiliki desain menarik yang berbeda-beda di tiap lokasi. Awalnya saya hanya acuh, namun rasa penasaran yang tinggi membuat badan saya secara otomatis mendekat ke arahnya dan memperhatikan secara seksama.


Awalnya saya pikir ini sebuah vending machine karena terdapat bermacam-macam iklan makanan dan minuman. Ternyata kotak besar itu bernama POPBOX yang memang menyediakan space untuk beriklan.

Hhhmm…nama yang tidak asing lagi bagi saya. Sekilas mirip dengan PO Box.
Masih ingatkah dengan PO BOX ?

Pada tahun 1990-an, saya seringkali berkirim surat atau kartu pos dengan alamat PO BOX sekian-sekian. PO BOX adalah laci lemari surat yang di kantor POS dan disewakan untuk alamat berkirim surat, tidak perlu pakai alamat rumah. Jadi POPBOX itu mirip dengan PO BOX, namun ini lebih “ajaib”. Kenapa bisa dibilang ajaib ? Karena Popbox adalah smart locker system pertama di Indonesia yang memiliki banyak fungsi seperti mengirim barang, ambil barang kiriman, titip barang, beli pulsa, dan lain-lain.

Keajaibannya itu mengingatkan saya pada film Doraemon yang juga pernah memiliki alat serupa, yaitu kotak pengantar barang, dan ternyata hal itu bisa ada di dunia nyata dalam bentuk Popbox ini.

Lalu cara kerjanya gimana ?

Meskipun “ajaib”, ini tidak serta merta barang yang ditaruh di dalamnya akan berpindah tempat ke tempat lain dalam sekejap, namun ada kurir yang akan mengantarkannya. Kebetulan malam itu saya sedang di SPBU Ciputat untuk berteduh dan mengisi bensin. Saat melihat Popbox, saya berniat untuk langsung mencobanya, demi menjawab rasa penasaran selama ini.

Ternyata cara  menggunakannya pun mudah, pertama download terlebih dahulu aplikasi Popbox melalui smartphone, registrasi, dan topup saldonya (min. Rp 25.000). Kemudian saya memilih fitur PopSend untuk mengirim barang, dan bisa juga saya sendiri yang nanti menerimanya. 

Tahap selanjutnya pilih pick up location  yaitu SPBU Ciputat, lalu tentukan destinasinya, di sini saya coba kirim ke Giant Poins Square Lebak Bulus. Dari situ bisa langsung terdeteksi harganya yang dihitung per kilogram, dengan kapasitas maksimal 3 kg per lokernya.


Isilah data dengan lengkap dan menyebutkan isi paket yang akan dikirim serta cara penanganannya agar tidak salah. Oh iya, sebelumnya, jangan lupa foto barangnya untuk diupload di aplikasinya untuk meyakinkan kurirnya.  Setelah semua terisi, pilih confirm untuk menyelesaikan transaksi. Dari situ kita akan langsung menerima password via SMS dan juga e-mail untuk membuka lokernya.


Tahap terakhir, tinggal menginput password di Popbox-nya, dengan memilih PopSend sesuai dengan aplikasi. Setelah itu tinggal pilih ukuran lokernya, lalu pintu loker akan otomatis terbuka selama 1 menit, jadi jangan terlalu lama ya memasukkan barangnya. Jangan lupa tentukan dulu ukuran loker yang akan digunakan.



Setelah itu selesai deh, tinggal menunggu barang diantarkan ke Popbox tujuan. Nanti kalau sudah sampai, kita akan menerima SMS dan juga e-mail yang berisi password untuk membuka loker yang dituju. Prosesnya juga bisa kita tracking kok  via aplikasi, dijamin aman, karena terpantau CCTV selama 24 jam, dan ada jaminannya maksimal 1 juta rupiah untuk setiap barang di loker PopBox.

Eh iya, saat saya terima kiriman barangnya, ternyata sudah dikemas dengan plastik, supaya gak basah. Padahal awalnya saya kirim cuma dibungkus tas kain aja. Wahh, ini berarti ditangani dengan baik barangnya.




Fitur-fitur di PopBox

Selain PopSend untuk mengirim barang, PopBox juga memiliki fitur lain yang menarik, seperti :
PopSafe : Fitur titip barang di loker. Jadi, bagi kamu yang males, dan ribet nenteng-nenteng barang saat traveling atau jalan-jalan di mall, bisa menitipkan barangnya di lokasi loker favoritmu dengan tariff Rp 6000/24 jam.

Collection Point : Ini sangat cocok bagi yang sering belanja online, influencer, atau selebgram yang sering mendapatkan kiriman barang endorsement, tapi tidak mau diketahui alamat rumahnya atau jarang di rumah, bisa terima barangnya lewat PopBox. Nanti akan mendapatkan PIN via SMS untuk mengambil barangnya, jadi rahasia terjamin.

Return Service : Saat ini PopBox telah bekerjasama dengan beberapa E-commerce seperti Lazada, Zalora, Blibli, dan Mataharimall untuk menerima pengembalian barang belanjaan yang tidak sesuai ke loker terdekat, dan GRATIS, tidak dipungut biaya.

On Demand : Kita bisa menggunakan jasa laundry pakaian dan juga sepatu dengan menaruh di dalam kotaknya. Nanti jika sudah selesai, aka nada notifikasinya untuk pengambilan.

Beli Pulsa : Kotak ajaib ini, juga bisa untuk transaksi beli pulsa lho, yang pembayarannya via e-money, T-cash, QR, dll.

Jadi kenapa pakai PopBox ?
Yang jelas lebih aman dan terjamin, karena harus menggunakan kode PIN untuk pengambilannya, dan bisa di-tracking prosesnya. Barang yang tersimpan akan aman, dan jika selama 3 hari belum diambil akan mendapatkan notifikasi untuk pengambilan barang.
Lokasinya pun sudah tersebar di 8 kota besar Indonesia dengan jumlah 300 loker dan akan bertambah. Untuk pencarian lokasi PopBox pun sangat mudah, bisa terpantau melalui aplikasi dengan menunjukkan loker terdekat. Asyiknya lagi, PopBox saat ini sedang ada promo, jadi saya tinggal memasukkan kode GRATISPAKAI di kolomnya, dan akhirnya beneran gratis deh.

Yapp...

Ternyata benar, kotak pengantar barang ala Doraemon kini telah menjadi kenyataan, berkat hadirnya PopBox di Indonesia. Hal ini sangat membantu sekali bagi kaum milenial di era dengan mobilitas tinggi.
Daripada penasaran kayak saya, yukk cobain sendiri pakai PopBox.



www.popbox.asia
@popbox_asia
#kerenpakaipopbox


Akhir-akhir ini tiap saat berjalan di mall, mata saya selalu tertuju pada sebuah kotak merah besar yang biasanya terletak di pojokan. Kotak merah yang berbentuk loker itu memiliki desain menarik yang berbeda-beda di tiap lokasi. Awalnya saya hanya acuh, namun rasa penasaran yang tinggi membuat badan saya secara otomatis mendekat ke arahnya dan memperhatikan secara seksama.


Awalnya saya pikir ini sebuah vending machine karena terdapat bermacam-macam iklan makanan dan minuman. Ternyata kotak besar itu bernama POPBOX yang memang menyediakan space untuk beriklan.

Hhhmm…nama yang tidak asing lagi bagi saya. Sekilas mirip dengan PO Box.
Masih ingatkah dengan PO BOX ?

Pada tahun 1990-an, saya seringkali berkirim surat atau kartu pos dengan alamat PO BOX sekian-sekian. PO BOX adalah laci lemari surat yang di kantor POS dan disewakan untuk alamat berkirim surat, tidak perlu pakai alamat rumah. Jadi POPBOX itu mirip dengan PO BOX, namun ini lebih “ajaib”. Kenapa bisa dibilang ajaib ? Karena Popbox adalah smart locker system pertama di Indonesia yang memiliki banyak fungsi seperti mengirim barang, ambil barang kiriman, titip barang, beli pulsa, dan lain-lain.

Keajaibannya itu mengingatkan saya pada film Doraemon yang juga pernah memiliki alat serupa, yaitu kotak pengantar barang, dan ternyata hal itu bisa ada di dunia nyata dalam bentuk Popbox ini.

Lalu cara kerjanya gimana ?

Meskipun “ajaib”, ini tidak serta merta barang yang ditaruh di dalamnya akan berpindah tempat ke tempat lain dalam sekejap, namun ada kurir yang akan mengantarkannya. Kebetulan malam itu saya sedang di SPBU Ciputat untuk berteduh dan mengisi bensin. Saat melihat Popbox, saya berniat untuk langsung mencobanya, demi menjawab rasa penasaran selama ini.

Ternyata cara  menggunakannya pun mudah, pertama download terlebih dahulu aplikasi Popbox melalui smartphone, registrasi, dan topup saldonya (min. Rp 25.000). Kemudian saya memilih fitur PopSend untuk mengirim barang, dan bisa juga saya sendiri yang nanti menerimanya. 

Tahap selanjutnya pilih pick up location  yaitu SPBU Ciputat, lalu tentukan destinasinya, di sini saya coba kirim ke Giant Poins Square Lebak Bulus. Dari situ bisa langsung terdeteksi harganya yang dihitung per kilogram, dengan kapasitas maksimal 3 kg per lokernya.


Isilah data dengan lengkap dan menyebutkan isi paket yang akan dikirim serta cara penanganannya agar tidak salah. Oh iya, sebelumnya, jangan lupa foto barangnya untuk diupload di aplikasinya untuk meyakinkan kurirnya.  Setelah semua terisi, pilih confirm untuk menyelesaikan transaksi. Dari situ kita akan langsung menerima password via SMS dan juga e-mail untuk membuka lokernya.


Tahap terakhir, tinggal menginput password di Popbox-nya, dengan memilih PopSend sesuai dengan aplikasi. Setelah itu tinggal pilih ukuran lokernya, lalu pintu loker akan otomatis terbuka selama 1 menit, jadi jangan terlalu lama ya memasukkan barangnya. Jangan lupa tentukan dulu ukuran loker yang akan digunakan.



Setelah itu selesai deh, tinggal menunggu barang diantarkan ke Popbox tujuan. Nanti kalau sudah sampai, kita akan menerima SMS dan juga e-mail yang berisi password untuk membuka loker yang dituju. Prosesnya juga bisa kita tracking kok  via aplikasi, dijamin aman, karena terpantau CCTV selama 24 jam, dan ada jaminannya maksimal 1 juta rupiah untuk setiap barang di loker PopBox.

Eh iya, saat saya terima kiriman barangnya, ternyata sudah dikemas dengan plastik, supaya gak basah. Padahal awalnya saya kirim cuma dibungkus tas kain aja. Wahh, ini berarti ditangani dengan baik barangnya.




Fitur-fitur di PopBox

Selain PopSend untuk mengirim barang, PopBox juga memiliki fitur lain yang menarik, seperti :
PopSafe : Fitur titip barang di loker. Jadi, bagi kamu yang males, dan ribet nenteng-nenteng barang saat traveling atau jalan-jalan di mall, bisa menitipkan barangnya di lokasi loker favoritmu dengan tariff Rp 6000/24 jam.

Collection Point : Ini sangat cocok bagi yang sering belanja online, influencer, atau selebgram yang sering mendapatkan kiriman barang endorsement, tapi tidak mau diketahui alamat rumahnya atau jarang di rumah, bisa terima barangnya lewat PopBox. Nanti akan mendapatkan PIN via SMS untuk mengambil barangnya, jadi rahasia terjamin.

Return Service : Saat ini PopBox telah bekerjasama dengan beberapa E-commerce seperti Lazada, Zalora, Blibli, dan Mataharimall untuk menerima pengembalian barang belanjaan yang tidak sesuai ke loker terdekat, dan GRATIS, tidak dipungut biaya.

On Demand : Kita bisa menggunakan jasa laundry pakaian dan juga sepatu dengan menaruh di dalam kotaknya. Nanti jika sudah selesai, aka nada notifikasinya untuk pengambilan.

Beli Pulsa : Kotak ajaib ini, juga bisa untuk transaksi beli pulsa lho, yang pembayarannya via e-money, T-cash, QR, dll.

Jadi kenapa pakai PopBox ?
Yang jelas lebih aman dan terjamin, karena harus menggunakan kode PIN untuk pengambilannya, dan bisa di-tracking prosesnya. Barang yang tersimpan akan aman, dan jika selama 3 hari belum diambil akan mendapatkan notifikasi untuk pengambilan barang.
Lokasinya pun sudah tersebar di 8 kota besar Indonesia dengan jumlah 300 loker dan akan bertambah. Untuk pencarian lokasi PopBox pun sangat mudah, bisa terpantau melalui aplikasi dengan menunjukkan loker terdekat. Asyiknya lagi, PopBox saat ini sedang ada promo, jadi saya tinggal memasukkan kode GRATISPAKAI di kolomnya, dan akhirnya beneran gratis deh.

Yapp...

Ternyata benar, kotak pengantar barang ala Doraemon kini telah menjadi kenyataan, berkat hadirnya PopBox di Indonesia. Hal ini sangat membantu sekali bagi kaum milenial di era dengan mobilitas tinggi.
Daripada penasaran kayak saya, yukk cobain sendiri pakai PopBox.



www.popbox.asia
@popbox_asia
#kerenpakaipopbox
Continue Reading

Teriakan kondektur bis semakin keras tatkala kursi penumpang banyak yang kosong saat di terminal Kampung Rambutan. Pun begitu jika semua kursi sudah terisi, kondektur masih saja menaikkan penumpang hingga bisnya miring. Belum lagi sang supir yang seenaknya menaik-turunkan penumpang di jalan Tol. Sangat berbahaya sekali, namun ini sudah menjadi hal yang biasa saya alami tiap akhir pekan demi mengunjungi rumah orang tua bersama istri tercinta.

Sambil memangku tasnya, istri saya menahan lengan kirinya yang agak nyeri. Sedih rasanya jika istri sampai terhimpit sesaknya di kursi penumpang. Tapi inilah resiko yang harus dihadapi jika naik kendaraan umum. Waktu yang bisa ditempuh hanya 2 jam ke Cilegon, kini bisa sampai 4 jam jika naik bis umum, karena harus ngetem terlebih dahulu.

Saat ini saya tinggal di Jakarta, sementara orang tua berada di Cilegon, dan mertua berada di Jogja. Untuk mengunjunginya, kadang agak ribet jika membawa barang banyak di kendaraan umum, karena harus berganti angkutan 3 kali. Ya begitulah orang tua, saat pulang pasti kami dibekali oleh-oleh yang banyak, dan tidak mungkin untuk menolaknya. Maka dari itu, akan lebih efisien jika kita pergi menggunakan kendaraan sendiri, karena akan lebih hemat untuk jangka panjangnya, apalagi saat sudah punya anak nanti.


Membeli Kendaraan Tepat Guna


Tak pernah terpikir sebelumnya bagi saya untuk membeli kendaraan bermotor terutama mobil untuk saat ini, terlebih lagi saya ingin mengalokasikan gaji saya untuk keperluan lain. Namun semua itu berubah ketika saya mendatangi pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 20018 di ICE BSD beberapa pekan lalu. Setelah menikah, kebutuhan hidup jadi berubah dan bertambah banyak. Selain kebutuhan pokok, saya sudah mulai berpikir untuk menginvestasikan ke dalam bentuk kendaraan.

Bagi saya, untuk membeli kendaraan secara tunai memang agak kewalahan. Maka dari itu kita bisa menyiasatinya dengan cara kredit. Berdasarkan rekomendasi teman-teman, untuk membantu hal itu, kita bisa melalui ACC (Astra Credit Companies), yang merupakan lembaga jasa keuangan dan tergabung dalam lingkup ASTRA FINANCIAL, dan melayani pembiayaan mobil segala merk.

Saat mendatangi GIIAS 2018, mata saya langsung tertuju pada booth ASTRA FINANCIAL yang didominasi warna putih dan sedikit aksen biru. Penasaran saya dibuatnya, sehingga cari tahu lebih dalam. Ketika memasuki booth-nya, saya disambut dengan ramah oleh wanita yang cantik dan siap memberikan informasi berbagai layanan Astra Financial, serta penawaran menarik.

Ada beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan sebelum memutuskan kredit mobil seperti berikut :

1. Explorasi Target.
Sebelum membeli mobil, alangkah baiknya mengeksplorasi terlebih dahulu, mencari informasi berbagai merk mobil, tipe, dan harga di berbagai showroom, melalui berbagai sumber, termasuk testimonial dari beberapa rekan, sehingga tahu mana kendaraan yang akan menjadi target.

2. Tinggalkan Gengsi Demi Kebutuhan, Bukan Keinginan.
Sesuaikan penghasilan bulananmu dengan harga mobil yang akan di beli, karena jika tidak sesuai, akan mengalami kesulitan saat angsuran perbulannya. Maka, tidak perlu gengsi membeli mobil murah, yang penting lancar pembayarannya dan bisa terpenuhi kebutuhan sehari-hari lainnya.

3. Lakukan Simulasi Kredit.
ACC sendiri memiliki aplikasi di smartphone yaitu ACCYes untuk simulasi mengajukan kredit kendaraan. Di sini kita bisa mengetahui harga kendaraan, menghitung besaran biaya untuk kreditnya, melihat status angsuran, dan pembayaran online


Caranya mudah, langsung download melalu PlayStore. Setelah itu Register / Daftarkan diri melaluli aplikasnya. Tahap selajutnya, yaitu pilih Simulasi Kredit & Persetujuan Instan, lalu klik tanda (+) pada kanan atas, dan pilihlah jenis simulasinya dengan mengisi form secara lengkap agar nanti bisa keluar hasil angsurannya dan bisa langsung mendapatkan persetujuan kredit. Jadi ini sangat memudahkan kita, dan bisa dilakukan di mana saja.
 
Nah, setelah yakin akan pilihan kita dan sudah tersedia uang untuk down payment, maka kita harus mengajukan kredit dengan melengkapi persyaratan seperti berikut :



Pembayarannya pun juga memiliki banyak pilihan, dan bisa dilakukan berbagai bank. Namun bagi nasabah Bank Permata seperti saya, akan ada kemudahan lainnya, seperti autodebet tiap bulannya. Selain itu juga jika lupa membawa kartu ATM, kita tidak perlu khawatir, karena kita tetap bisa menarik uang di mesin ATM menggunakan aplikasi PermataMobile X. Caranya mudah, yaitu dengan memilih menu Mobile Cash, pilih nominal dan masukkan nomor ponsel. Setelah itu kita dapat response code yang bisa dimasukkan ke mesin ATM untuk mengambil uang.


Mudah sekali bukan ? Itu karena Bank Permata merupakan salah satu bagian dari Astra Financial. Tidak hanya itu, Astra Financial mengadakan Flagship Program, yaitu bunga mulai dari 0,88% dan Grand Prize 1 Toyota Yaris dan 1 Daihatsu Terios, 8 unit motor Honda PCX, 8 unit sepeda MTB, dan 8 Samsung S9 bagi pelanggan yang mengajukan pembiayaan.


Perlindungan Kendaraan

Bekerja di kota besar seperti Jakarta ini, kurang lengkap rasanya jika tidak mengasuransikan mobilnya . Apalagi jika senang traveling ke berbagai kota, karena banyak sekali resiko di luar sana. Maka dari itu, untuk mengantisipasnya kita bisa menggunakan jasa asuransi kendaraan seperti Garda Oto.

Dengan menggunakan asuransi, kendaraan bisa terlindungi mulai dari tabrakan, terperosok, pencurian, hingga kebakaran. Jadi kita tidak lagi terbebani secara finansial atas kendaraan yang mengalami hal semacam itu.

Wahh, jadi tidak perlu ragu lagi untuk memiliki mobil pribadi, karena semuanya lengkap dan prosesnya pun mudah, tidak memberatkan kita. Hal ini sejalan dengan visi Astra Financial untuk menjadi mitra keuangan bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia dan pembangunan yang lebih inklusif.


#AstraFinancial #MulaiDenganAstraFinancial




Di jaman yang serba cepat ini menuntut kita untuk cepat dan praktis dalam mobilitas di manapun, terutama soal pekerjaan. Sebagai  fotografer yang gemar traveling, saya membutuhkan perangkat yang canggih untuk menunjang kinerja pekerjaan saya. Tidak hanya canggih, namun juga ringan dan kuat dari segi fisiknya agar lebih nyaman dan aman ketika dibawa traveling ke manapun.


Selama ini saya menggunakan laptop Asus K42J sejak tahun 2009 hingga sekarang (2018). Begitu juga istri saya merupakan pengguna laptop ASUS. Saya sangat puas sekali dengan performanya, karena sudah banyak karya yang saya hasilkan berupa tulisan, desain grafis maupun digital imaging. Namun seiring dengan kebutuhan masa kini dan bertambahnya usia, saya memang membutuhkan laptop yang lebih ringan agar memudahkan saya untuk mobilisasi ketika traveling dan juga presentasi ke klien di berbagai kota di Indonesia.

Dalam dunia traveling, saya adalah penganut sistem “Ultralight Backpacking”, yaitu seni jalan-jalan dengan budget murah dan membawa barang seringan mungkin, tanpa mengurangi standar perlengkapan dan esensi dari traveling itu sendiri. Tidak mudah memang untuk ultralight backpacking, karena harus memperhitungkan bobot barang bawaan dan efisiensinya, apalagi jika harus membawa kamera dan laptop sambil bekerja di lapangan. 

Namun, semua itu bisa terjawab setelah hadirnya ASUS ZenBook 13 UX331UAL ke pasaran Indonesia. Laptop canggih nan tipis dan ringan ini seakan membawa angin segar bagi traveler seperti saya. Meskipun memiliki ketebalan hanya 13,9 mm dan berat 985 gram saja, laptop Asus Zenbook 13 UX331UAL ini ternyata memiliki material yang sangat kokoh karena berbahan magnesium alloy.  Bahkan ia telah lolos uji daya tahan sesuai standar military-grade MIL-STD 810G. Gilanya lagi, Raditya Dika pernah test ketahanan dengan cara menjatuhkan, menginjak, dan melindas laptopnya menggunakan motor. Hasilnya, laptopnya masih sehat wal’afiat dan berfungsi dengan normal tanpa ada keretakan. Wuiihh… jadi gak perlu khawatir lagi untuk dibawa ke mana-mana. Gokill banget nggak tuhh…

Soal performa juga tidak perlu diragukan. Berbicara soal kecepatan, Asus Zenbook 13 UX331UAL memiliki prosesor Intel Core i generasi ke-8. Ditambah juga memory 8 GB. Jadi, sudah sangat mumpuni untuk mengerjakan digital imaging photo. Ada satu hal lagi yang menarik. Laptop ini memiliki cara canggih untuk mengoperasikan akses Windows 10 hanya dengan menghadapkan wajah ke layar atau sentuhan jari di sensor fingerprint. Jadi, fasilitas ini sangat berguna bagi yang kerap kerja di lapangan yang membutuhkan akses sangat cepat dan praktis, dan teknologi ini dirancang untuk menambah keamanan penggunanya. Ibarat seperti di teve-teve, tinggal pantengin muka ke layar monitor sambil bilang 

“Tatap mata saya !”.

Kita bisa menyuruh si laptop untuk membuka Windows tanpa perlu mengetik password.


Pekerjaan utama saya adalah sebagai fotografer dan digital imaging artist, namun saya juga memiliki pekerjaan lain sebagai travel blogger. Untuk mendukung hal itu, saya membutuhkan keyboard yang nyaman untuk mengetik. Untungnya Asus Zenbook 13 UX331UAL telah menyediakan yang saya butuhkan. Dengan diciptakannya keyboard yang memiliki desain ergonomis, saya bisa lebih nyaman mengetik dan jari tidak mudah lelah, serta sangat membantu saat mengetik di tempat minim pencahayaan.

Ketika traveling ke berbagai pelosok kota, kadang saya sulit menemukan colokan listrik selama di perjalanan. Padahal saya biasa mengerjakan sesuatu di kendaraan karena sering diburu deadline agar tidak telat. Namun kekhawatiran itu sekarang tidak terjadi, karena Asus Zenbook 13 UX331UAL memiliki daya tahan baterai hingga 4 jam 43 menit, itupun jika digunakan non-stop untuk pekerjaan berat seperti video editing. Bahkan jika dipakai untuk pekerjaan ringan seperti mengetik, bisa bertahan hingga 15 jam lho.

Menurut saya pemilihan warna laptop itu mencerminkan penggunanya. Orang yang romantis dan terbuka biasanya akan memilih Asus Zenbook 13 UX331UAL warna Rose Gold. Sedangkan bagi orang yang kalem, misterius, dan sangar seperti saya akan memilih Deep Dive Blue yang cenderung lebih gelap.

Well, apapun pilihan warnanya, upgrade laptop ASUS dari K42J ke Zenbook 13 UX331UAL adalah sebuah pilihan yang sangat tepat bagi para traveler. Dengan bobot yang sangat ringan sekali membuat kita sebagai traveler bisa lebih leluasa dalam mobilitasnya, dan juga bentuknya yang tipis sangat efisien dalam urusan packing. Ditambah pula ketahanan dan performa yang sangat apik bisa mendukung dalam penciptaan karya-karya baru dalam menyelesakan pekerjan.


#LaptopIdamanSobatTraveler #2018PakaiZenBook #ASUSxTravelerien